Wednesday November 23, 2011 at 22:56

Dua

Ini Bulutangkis, dan ini Indonesia.


Membaca kalimat pertama di resensi belakang sampul novel ini, tentunya saya langsung tertarik untuk membelinya. Sebagai penggemar bulitangkis (atau lebih tepatnya pemimpi menjadi atlet bulutangkis yang ternyata gagal), setengah bagian terakhir dari novel ini cukup menguras emosi saya. Dan saya ucapkan selamat kepada mas Donny Dhirgantoro, yang sukses membuat novel yang maknanya mantap sekali, setelah ‘5cm’-nya (Y).

“Tetapi hari ini saya bilang sama kalian bahwa mimpi kalian yang telah membawa kalian ke sini adalah omong kosong. Bermimpi saja tidak cukup! Saya akan meminta lebih dari omong kosong, khayalan, impian, dan cita-cita kalian.

Ke setiap diri di depan saya… hari ini, saya bilang… jika kamu punya impian, impian besar dan begitu bermakna, kekuatan imajinasi manusia yang luar biasa, tetapi kamu tidak sedikitpun bekerja keras, tidak sedikit pun meneteskan keringat untuk memperjuangkan impian kamu…, buat saya kamu hanyalah pembual nomor satu untuk diri kamu sendiri.

Juga… ke setiap diri di depan saya hari ini, saya bilang…, jangan coba-coba bekerja keras, tetapi tanpa impian, tanpa impian yang membakar diri dan benak kamu setiap hari, berkeringat, lelah,  tetapi tanpa makna, melangkah tetapi tanpa tujuan, bangun di pagi hari menyesali apa yang kamu lakukan, bekerja keras tanpa impian, buat saya…, kamu… hanyalah pembual nomor satu bagi dunia.”


Sebenernya masih banyak kalimat-kalimat atau paragraf yang isinya lumayan nendang. Jika kamu berjiwa nasionalisme, terlebih kamu juga sangat menyukai bulutangkis, maka kamu akan merasakan hal yang sama seperti yang saya rasakan ketika membaca. Bayangan pertandingan bulutangkis yang diceritakan akan tergambar jelas dipikiranmu, mulai dari serve, lop, dropshoot, smash, drive, backhand, dan sebagainya.

Dan jujur saja, saya sampai menangis ketika membaca sambil menyanyikan lagu Indonesia Raya dalam hati. Terkesan berlebihan memang, tapi itulah, alhamdulillah hati ini masih bisa tergetar.

Oh iya, sama seperti novel Mas Donny sebelumnya, novel ini pun memiliki kekurangan yang sama, yaitu alur cerita yang standar dan monoton di awal cerita, bahkan hampir setengah bagian awal dari novel ini bikin saya berhenti membacanya karena malas, dan gaya penulisannya kurang mengalir. Terlebih di bagian kisah tentang Gusni dan Hary. Kurang greget gitu.

Over all, I recommended you to read this novel!

Kesampingkan cerita kurang gregetnya, dan jangan berpikir akan menyesal jika membeli novelnya seperti yang saya rasakan di awal membaca.

Apa makna ‘2’ dibalik judul novelnya? Temukan lah sendiri jawabannya di akhir cerita :p

“Pernahkah kamu? Berada bersama ribuan saudaramu? Meneriakkan nama bangsamu?”

Ah mampus.

Pengen gue. Bukan hanya meneriakkan nama bangsa bersama, tapi diteriakan atas nama bangsa juga. Cirambay-cirambay deh itu, sampai mewek-mewek :’)

Tuesday September 27, 2011 at 23:25

fuckyeahgiantpanda:

Er Xi and Jiao Qing at the Chengdu Giant Panda Base on September 25.
© Yumikaji15.

fuckyeahgiantpanda:

Er Xi and Jiao Qing at the Chengdu Giant Panda Base on September 25.

© Yumikaji15.

Reblogged from Pandas are awesome.

Tuesday September 27, 2011 at 23:24

“Mistakes are the stepping stones to success.”

— Charles E. Popplestone | wiishuponastar (via quote-book)

Reblogged from Quote Book:.

Tuesday September 27, 2011 at 23:21

“If it happened once, it will never happen again. If it happened twice, it will surely happen for the third time.”

— Paulo Coelho (The Alchemist)

(Source: quote-book)

Reblogged from Quote Book:.

Tuesday September 27, 2011 at 22:17

Can I takol your head?

Satu hal yang membuat saya bergetek-getek hati adalah kemarin, ketika pemilihan pejabat kelas. Mulanya dengan senang hati, saya yang akhirnya lengser juga dari jabatan Ketua Kelas (dari kelas 1 SMA), memimpin musyawarah kelas. Pertanyaan pertama yang paling wajar saya tanyakan adalah, “ada yang mau mencalonkan jadi KM?”

Dan spontan satu-persatu berteriak, “MINDA LAGI AJA, MINDA LAGI!”

Gila.

Saya juga (tepatnya, memang) manusia.

Saya juga bisa (tepatnya, sudah) gila.

Sebenernya terharu juga sih, tapi di sisi lain saya bener-bener ingin nakol kepala mereka satu-satu. Teganya. Huhuhaha

Friday August 12, 2011 at 17:50

Ini Bulan AGUSTUS

Saya: Ntar tanggal 17 ikut upacara ya, di kampus.

Temen: Upacara apa?

*Tulisan ini tidak bermaksud menyindir atau apalah. Tapi pikir dan rasakan, adakah jiwa nasionalisme dalam diri kalian? Untuk siapa pun.

Wednesday August 10, 2011 at 16:07

Masak Petasan

  • Mama: Masak sayur gih.
  • BIbah: Sayur apa?
  • Mama: Capcay aja. Tuh di kulkas ada wortel sama buncisnya.
  • Bibah: Ah ga rame ma.
  • Mama: Ramenya pake apa?
  • Bibah: Pake petasan ma :D

Friday July 22, 2011 at 20:44

aaaaaa Pokemon!

aaaaaa Pokemon!

Reblogged from happy things.

Friday July 22, 2011 at 20:44

happythings:

happymonsters: Again, dedicated to Rafael. Hope you guys enjoy x

happythings:

happymonsters: Again, dedicated to Rafael. Hope you guys enjoy x

Reblogged from happy things.

Friday July 22, 2011 at 20:38

fuckyeahgiantpanda:

© Yumikaji15.

fuckyeahgiantpanda:

© Yumikaji15.

Reblogged from Pandas are awesome.

Saturday July 16, 2011 at 7:55

Just Enjoy The Show

Ia sangat bersyukur karna pertemuan kali ini tak perlu mengeluarkan banyak emosi dan energi. Tidak ada nafas memburu, tidak ada mata memanas, tidak ada kepalan tangan, dan tidak ada urat tegang.
Untuk pertama kalinya semenjak kejadian beberapa bulan yg lalu, keduanya terlihat sangat normal. Walaupun tetap ada yg hilang.

Tak pernah terbayangkan hal ini akan terjadi. Dua jiwa yg membisu tak lagi menunggu. Dan seperti biasa, ia akan selalu menikmati setiap detik yang ia lalui bersamanya.

Tuesday June 28, 2011 at 17:57

Pingsan Jingkrak Jangkrik

  • (Latar: Rumah, baru pulang)
  • Saya: Eeeeeh aku pingsan lho, tadi!
  • Abang: Oh ya? Terus?
  • Saya: Ya ga apa-apa juga sih.
  • Abang: Beneran pingsan?
  • Saya: Engga, bohong.
  • Abang: Seriusan ih!?
  • Saya: Iya deng, serius. Tadi aku pingsan.
  • Abang: Bohong?
  • Saya: Iyalah bohong! Mana ada orang pingsan bisa jingkrak-jingkrak gini. Huahahahaha

Monday June 27, 2011 at 21:48

“Word magic. If you say a word, it leaps out and becomes the truth. I love you. I believe it. I believe I am lovable. How can something as fragile as a word build a whole world.”

— Franny Billingsley; Chime (via quote-book)

Reblogged from Quote Book:.

Friday June 03, 2011 at 6:42

“We never know how high we are till we are called to rise.”

— Emily Dickenson (via Ofallloveliness)

(Source: quote-book)

Reblogged from Quote Book:.

Thursday June 02, 2011 at 19:25

Minda - Minang Sunda

  • Ibu Suster: Ai Minda teh orang mana?
  • Saya: Orang sini bu, cuma darah Minang.
  • Ibu Suster: Oh orang Padang, pantesan beda. Orang tua dua-duanya Padang?
  • Saya: Iya Bu, dua-duanya Padang. Saya mah lahir dan gede di Bandung. Hehe
  • Ibu Suster: Trus nanti kalau udah lulus, mau praktek disana?
  • Saya: Ga ah bu, mau disini aja nerusin mama. Udah betah disini.
  • Ibu Suster: Praktek disana aja atuh, biar ga menuh-menuhin disini.
  • Saya: Eh..? -,-